Kamis, 13 Juni 2013

Entah

Entah, aku tak pernah mengerti dengan perasaanku. Entah kemarin, sekarang atau esok hari.
Entah berapa macam cara telah aku lakukan agar dapat mengerti segalanya. Entahlah...

Entah apakah hanya kamu orang yang sanggup memberikan aku rasa yang begitu besar di dunia ini.
Entah hanya rasa sayang atau bahkan rasa aman dan nyaman, semua itu aku rasakan saat dekat denganmu.
Entah hanya perasaan sesaat atau mungkin untuk selamanya. Entahlah...

Entah kapan aku bisa menyadari bahwa sebenarnya kamu bukanlah yang terbaik, karena kamu telah membuat aku sakit dan menangis.
Entah apakah di luar sana ada orang lain yang lebih baik dari kamu atau bahkan semua sama denganmu. Entahlah...

Entah mengapa aku tidak pernah bisa membencimu karena semakin aku berusaha menjauh dan melupakanmu akan semakin menyiksaku. Entah tersiksa karena aku tidak bisa melupakanmu atau tersiksa karena terlalu mencintaimu. Entahlah...

Entah sampai kapan rasa ini akan bertahan. Entah kapan rasa ini akan berakhir. Entahlah...

Harapan dalam Khayalan

Ketika cinta tak lagi menapak, hanya bergelayut dalam bayang-bayang diri.
Tak peduli cibiran orang saat jatuh cinta dan dihancurkan oleh rasa itu sendiri.
Meratapi, isak tangis membasahi halus pipi.
Tak akan pergi, akan terus disini bersama jejak langkah dan kenangan yang saling beradu.
Mustahil bersatu... Tapi dalam iringan doa, pertemuan telah direncanakan.
Untuk kisah yang lebih baik kelak setelah matang, setelah masing-masing dari kita dapat berpikir secara dewasa.